Ayat Allah dibalik gempa Sumatra Barat (sumbar)

Malem ini q disms sama kakak yg ada di tempel, katanya tentang hubungan antara waktu terjadinya gempa di sumatra barat dengan ayat ayat Allah, mau tau hubungane? ini neh ..

Coba kita perhatikan waktu gempa utama (30 Sept) jam 17.16 WIB. Sekarang, coba disimak Quran Surat 17 (Al Isra) ayat 16 (seperti jam 17:16)

وَإِذَا أَرَدْنَا أَن نُّهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا
فَفَسَقُواْ فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمَّرْنَاهَا
تَدْمِيرًا

“Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menta’ati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”

Kemudian gempa susulan terjadi pukul 17.38. Kita buka Quran Surat 17
(Al Isra) ayat 38:

كُلُّ ذَلِكَ كَانَ سَيٍّئُهُ عِنْدَ رَبِّكَ مَكْرُوهًا

“Semua itu kejahatannya amat dibenci di sisi Tuhanmu.”

Gempa susulan lagi terjadi  di Kerinci (perbatasan Sumatra Barat-Jambi) , kejadiannya pada pukul 8.52. buka Quran Surat 8 (Al Anfal) Ayat 52:

كَدَأْبِ آلِ فِرْعَوْنَ وَالَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ كَفَرُواْ بِآيَاتِ
اللّهِ فَأَخَذَهُمُ اللّهُ بِذُنُوبِهِمْ إِنَّ اللّهَ قَوِيٌّ شَدِيدُ
الْعِقَابِ

“(keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutny a serta orang-orang yang sebelumnya.  Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi amat keras siksaan-Nya.”

Ayat terakhir diatas (8:52) dalam kitab terjemahan al quran Adz Zikra, maksud dari keadaan adalah kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan secara turun temurun dari nenek moyang.

Coba aja deh cek Al Quran 17:16, 17:38, sama 8:52…

bikin merinding…